Era Jaringan 5G NR Akan Segera Dimulai

Era Jaringan 5G NR

Era Jaringan 5G NR – Sejumlah operator telekomunikasi seluler di beberapa negara akan segera menawarkan 5G NR secara komersial. begitu pula dengan berbagai produsen smrtphone.

Makin cepat dan makin banyak mungkin adalah dua kata yang cocok menggambarkan perihal penggunaan mobile data. Makin cepat karena pengguna mobile data menginginkan koneksi data dengan throughput yang lebih tinggi untuk antara lain menikmati konten yang makin berdefi nisi tinggi, sedangkan makin banyak karena jumlah perangkat yang memanfaatkan jaringan telekomunikasi seluler untuk terkoneksi ke jaringan seperti internet makin bertambah.

Menurut Nokia Bell Labs Consulting pada laporannya tahun 2016 lalu, diperkirakan lalu lintas mobile data pada tahun 2020 akan bertumbuh lebih dari tiga puluh kali bila dibandingkan tahun 2014. Sementara menurut GSMA pada The Mobile Economy 2018, pengguna mobile internet pada tahun 2025 diprediksikan akan mencapai 5 miliar, naik dari 3,3 miliar pada tahun 2017. Tentunya pertambahan pengguna mobile internet ini juga membantu pertumbuhan lalu lintas mobile data tadi. Jawaban dari kebutuhan bandwidth yang makin besar itu diyakini Qualcomm adalah generasi kelima dari jaringan telekomunikasi seluler atau yang biasa disebut dengan 5G. Pada Qualcomm 4G/5G Summit 2018 yang berlangsung dari tanggal 22 sampai 24 Oktober 2018 lalu di Hong Kong, Qualcomm pun menegaskan kembali bahwa 5G NR (New Radio) akan hadir sesuai target, yakni pada tahun 2019. Era 5G NR akan segera dimulai.

Sejumlah Negara Mulai Menawarkan 5G NR
Beberapa operator telekomunikasi seluler di sejumlah negara memang merencanakan untuk mulai menawarkan 5G NR secara komersial pada tahun 2019, begitu pula dengan aneka produsen smartphone. Qualcomm pun sudah memiliki produk seperti modem Snapdragon X50 dan modul antena QTM052 untuk 5G NR sejak beberapa waktu lalu.

Bahkan pada acara tahunan ini, Qualcomm menampilkan reference design-nya untuk smartphone 5G NR. “5G benar-benar terjadi di 19. Dan di sini kita sekarang. Kita sekarang memilki pandangan yang tidak terhalang terhadap sejumlah peluncuran 5G pada 2019 di berbagai benua. Kita sudah melampaui demo,” tegas Cristiano Amon (President, Qualcomm Inc.). Ketersediaan 5G NR secara komersial pada tahun 2019 dijadwalkan antara lain oleh operator di Amerika Serikat dan di Korea Selatan. Sementara beberapa operator lain di negera berbeda menargetkan tahun 2020 untuk peluncuran komersial 5G NR-nya.

Frekuensi di tiap implementasi komersial tentunya tidak pasti sama, ada negara yang akan menggunakan frekuensi di bawah 6 GHz dan mmWave alias millimeter wave, tetapi ada juga yang setidaknya di awal menggunakan frekuensi di bawah 6 GHz saja. Sekadar informasi, mmWave mengacu pada gelombang radio dengan panjang gelombang dalam ukuran milimeter alias frekuensi tinggi misalnya 28 GHz. Frekuensi dari suatu gelombang radio yang tinggi memungkinkan transfer data yang lebih cepat, tetapi memiliki jangkauan yang lebih pendek.

Qualcomm dengan modul antenanya mengklaim bisa menekan kekurangan pemanfaatan mmWave pada 5G NR. Generasi baru itu memang memiliki spektrum frekuensi yang jauh lebih lebar, sampai 100 GHz, dibandingkan generasi sebelumnya yang bisa dibilang hanya di bawah 6 GHz. Di Indonesia sendiri, kehadiran 5G NR secara komersial masih akan menyusul, setidaknya bukan di tahun 2019. Berdasarkan informasi yang disampaikan Qualcomm, Pemerintah Indonesia baru akan memfinalisasi kebijakan perihal alokasi frekuensi untuk 5G NR pada tahun 2020.

Setelah berlakunya aturan mengenai alokasi frekuensi 5G NR inilah, generasi kelima dari jaringan seluler itu bisa resmi hadir secara komersial di Indonesia. “Hal yang paling fundamental di Indonesia yang harus dilakukan dulu sekarang adalah alokasi spektrum. Itu yang paling penting,” ucap Shannedy Ong (Country Director Qualcomm Indonesia). “Dengan adanya kejelasan mengenai frekuensi itu jadi operator juga bisa mulai, sudah start planning gitu.

Sekarang kalau frekuensinya saja belum ditentukan, jadi mereka juga tunggu dulu,” jelas Shannedy Ong lebih lanjut sambil menyebutkan prediksinya bahwa 5G NR di Indonesia mulai akan hadir secara komersial pada tahun 2021.

Mungkinkan Skenario Baru Pada 5G NR
Tak hanya menawarkan kecepatan lebih tinggi dan kepadatan koneksi lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya seperti LTE, 5G NR juga menawarkan kinerja yang lebih seragam dan latensi yang lebih rendah. Kombinasi ini membuat 5G NR memungkinan berbagai skenario penggunaan baru dari jaringan telekomunikasi seluler. Misalnya, 5G NR bisa digunakan untuk mengakselerasi pengadopsian dari XR (extended reality) yang mencakup VR dan AR. Dengan 5G NR, kemampuan penghitungan/ pemrosesan yang butuh sumber daya tinggi bisa dipindahkan ke data center mini milik operator telekomunikasi seluler pada suatu lokasi yang relatif dekat dari pengguna, misalnya untuk me-render gambar untuk kemudian dikirimkan ke HMD (head mounted display). Sementara, pada HMD akan tetap dipasangkan kemampuan penghitungan/pemrosesan yang butuh latensi sangat rendah, misalnya untuk mendeteksi pergerakkan pengguna. Kombinasi ini memungkinkan XR dengan visual yang baik, pergerakan yang bebas, dan biaya yang terjangkau untuk pengguna.

Tidak Hanya Membahas 5G NR
Pada Qualcomm 4G/5G Summit 2018, Qualcomm pun bukan hanya membahas mengenai 5G NR. Sejumlah hal lain turut diangkat. Salah satunya adalah SoC baru Qualcomm, yakni Snapdragon 675 yang diklaim akan tersedia secara komersial pada smartphone di tahun 2019. Snapdragon 675 diklaim Qualcomm unggul di tiga area yakni game, kamera, dan AI.

Untuk mencapai hal tersebut, SoC ini menggunakan CPU berupa octa core Kryo 460 (2 core kinerja dan 6 core efisiensi), GPU Adreno 612, DSP Hexagon 685, dan ISP Spectra 250L. Beberapa game populer juga optimal berjalan di Qualcomm Snapdragon 675 sehingga bisa mengurangi ketidakmulusan saat memainkan game tersebut lebih dari sembilan puluh persen. Qualcomm Snapdragon 675 mendukung pula tiga buah kamera secara sekaligus dan optical zoom sampai lima kali. Sementara untuk AI, SoC ini menawarkan kinerja AI yang diklaim lebih tinggi sampai tiga kali dibandingkan kompetitor terdekatnya.

Tags: