Destinasi Wisata Menarik di Kepulauan Seribu

Destinasi Wisata di Kepulauan Seribu – Kepulauan Seribu seluruh pulaunya berjejer dari selatan ke utara terbentangsepanjang 45 km. Secara singkat, proses terbentuknya Kepulauan Seribu yakni terdiri dari gugusan pulaupulau terumbu karang yang terbentuk dari biota koral dan sejenisnya dengan bantuan proses dinamika alam. Penggalian dan pengembangan sejarah dan budaya di Kepulauan Seribu diharapkan akan mampu meningkatkan potensi pariwisata Pulau Seribu agar bisa menjadi daerah tujuan wisata budaya dan sejarah favorit seperti Bali dan Yogyakarta.

Destinasi Wisata di Kepulauan Serib

Sejumlah aset, atraksi serta situs sejarah dan budaya yang pernah dan masih berkembang antara lain Rebana, Qasidah, Marawis, Lenong, Pencak Silat, Makam Ki Darah Putih, Makam Habib ‘Ali di Pulau Panggang, Makam Raja Pandhita di Tidung Besar, Makam Panglima Hitam di Tidung Kecil dan lain-lain.

Potensi wisata sejarah yang kaya akan situs dan kisah sejarah yang menarik. Bila dikemas dengan baik akan menjadi destinasi wisata sejarah dan edukasi yang bermanfaat. Pada tahun 2011, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu membangun Museum Sejarah dan Budaya untuk menyimpan benda cagar budaya dan diorama singkat sejarah Kepulauan Seribu di Pulau Onrust. Kepulauan Seribu bisa jadi pilihan dengan sejuta pesona.

Tempat Wisata Murah Kepulauan Seribu

Pada tahun 2009, Kepulauan Seribu merupakan salah satu tempat wisata alam Indonesia yang wajib di kunjungi versi Majalah National Geographic. Keindahan alamnya termasuk keindah bawah laut yang menakjubkan. Terdapat sejumlah pulau cagar alam (konservasi) yang terlindungi. Memiliki pulau pemukiman yang terus berbenah diri menjadi destinasi wisata nelayan. Kepulauan Seribu juga memiliki wisata budaya khas yang menarik mengingat penduduknya terdiri dari berbagai etnis nusantara. Semuanya ini apabila dikembangkan dan dipelihara akan menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara.

Pulau Onrust
Pulau Onrust merupakan sebuah pulau dari gugusan Kepulauan Seribu di Teluk Jakarta. Pulau Onrust sangat mudah dicapai melalui tiga pelabuhan. Pelabuhan Marina Ancol, Pelabuhan Angke, dan Pelabuhan Muara Kamal. Secara administratif, Pulau Onrust terletak dalam wilayah Kelurahan Untung Jawa Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu DKI Jakarta. Kini, pulau Onrust dinyatakan sebagai kawasan pulau bersejarah dan dilindungi melalui Keputusan Gubernur Kepala DKI Jakarta No. Cb.11/2/16/1992 dan dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Arkeologi Onrust Dinas Kebudayaan dan Permuseuman DKI Jakarta.

Pulau Sebira
Pulau Sebira adalah pulau paling utara di Kabupaten Kepulauan Seribu. Pada masa kolonial, orang Belanda menyebut pulau Sabira sebagai Noord Watcher atau Penjaga Utara. Warga pulau Sabira terkenal jago membuat ikan asin yang terkenal enak. Seluruh penduduk pulau Sabira bekerja sebagai nelayan dan mempunyai usaha pengasinan ikan (ikan asin). Sabira tak hanya memiliki alam yang indah, tetapi juga memilki objek sejarah yakni Mercusuar Noord Wachter peninggalan zaman Belanda. Mercusuar setinggi 42 meter itu dibangun pada masa pemerintahan Raja Willem III tahun 1869 dan memiliki fungsi sebagai pengawas kapal yang hendak berlabuh.

Pulau Pari
Pulau Pari dibagi menjadi dua gugusan yaitu gugusan Pulau Lancang dan gugusan Pulau Pari. Selama ini kawasan gugusan Pulau Pari hanya dikenal sebagai tempat untuk penelitian sedangkan aspek pariwisatanya belum banyak dikenal. Pulau Pari memiliki pantai jernih berpasir putih yang indah. Pulau Kudus, Pulau Tengah, Pulau Tikus merupakan bagian dari gugusan Pulau Pari yang tak berpenghuni dan kerap menjadi tujuan snorkeling.

Pulau Tidung
Pulau Tidung besar dan Tidung kecil merupakan pulau terbesar di Kepulauan Seribu. Sejarah singkat Pulau Tidung menurut hasil penelitian bahwa Pulau Tidung berkaitan erat dengan nama suku Tidung di daerah Malinau, Kalimantan Utara. Pulau Tidung ramai dikunjungi para wisatawan karena memiliki potensi wisata yang bagus dengan kondisi alam yang mendukung.

Wisata Pulau Tidung adalah jenis wisata berbasis penduduk yakni berwisata yang berbaur dengan penduduk pemukiman warga. Banyak sekali kegiatan wisata yang ada di pulau ini seperti bersepeda, mengunjungi makam Raja Pandita dan Panglima Hitam, snorkeling, menyelam, menanam bakau, transplantasi terumbu karang, olahraga air, banana boat, donat boat, perahu kano, jetski dan masih banyak lainnya. Pulau Tidung Besar dan Tidung Kecil dihubungkan dengan sebuah jembatan yang disebut Jembatan Cinta. Untuk menarik wisatawan, Pulau Tidung juga menyelenggarakan Festival Tidung. Festival ini diisi dengan berbagai acara mulai dari perlombaan permainan tradisional hingga pentas seni.