my life, parenting, review

Balada Mencari TK di Sidoarjo (part 1)

Tahun ini Nabila genap berusia empat tahun. Itu berarti saatnya dia masuk TK A. Pasti akan ada sebagian orang tua yang menganggap saya terlalu dini, terlalu memaksakan, terlalu ambisius, whatever lah itu namanya.

Terserah mereka mau bilang apa, yang penting Nabila happy. Wong dia sendiri koq yang setiap hari minta sekolah TK A. Soalnya teman di daycare yang barengan masuk sama dia sudah banyak yang TK A sejak tahun lalu, karena memang usia mereka juga sudah 4 tahun sih. Jadi dia mupeng gitu lihat temannya pakai seragam TK, bawa tas sekolah, cerita-cerita seru kegiatan di sekolah dan mungkin juga merasa kehilangan teman yang sepantaran. Kalai pagi di daycare tersisa yang bayi-bayi sampai usia 2,5 tahun-an, baru siangnya yang sudah bersekolah datang lagi.

Lalu apakah saya mengiyakan begitu saja permintaan Nabila untuk masuk TK A?! Oooh tentu tidak. Saya tetap memperhatikan beberapa faktor.

  • Faktor usia. Usia minimal TK A kan 4 tahun, jadi pas lah kalau Nabila masuk TK A tahun ini.
  • Faktor kemandirian. Apa anak sudah bisa pipis dan pup di toilet? Apa anak sudah tidak menggunakan diapers? Apa anak sudah bisa makan sendiri? Apa anak sudah terbiasa bangun pagi kemudian pergi mandi tanpa cranky? InsyaAllah Nabila sudah memenuhi kriteria tersebut, hanya saja kalau cebok masih belom bisa boleh sendiri, takut kurang bersih.
  • Faktor kesiapan mental. Nah ini yang paling berat dan sampai sekarang saya masih bertanya-tanya, sudah siapkah Nabila?! Dia tuh masih moody kadang mau belajar kadang maunya main tok. Kalau sama lingkungan baru kadang pemberani kadang pemalu jadi diam saja anteng ga ngomong ga gerak kaya belom bisa apa-apa. Kadang suka keramaian langsung adaptasi kadang ga suka minta buru-buru pulang. Tapi ah namanya anak-anak, semua juga kaya gini kaleee. Wong masuk daycare saja yang notabene jam nya lebih “full day” dari TK bisa koq. Jadi saya anggap Nabila siap secara mental.

Setelah memenuhi kriteria tersebut, barulah saya mensurvey TK mana yang paling cocok untuk Nabila. Syarat utama jelas dekat rumah yang otomatis dekat daycare juga karena kan daycarenya dekat rumah haha.

Baca : Bintang Kids Daycare Sidoarjo, Best Solution for Working Mom

Syarat berikutnya berbasis Islam. Bukan karena saya fanatik ya, hanya saja saya merasa kurang pandai ilmu agamanya sehingga berharap ada Guru / Ustadzah yang bisa mengajari ilmu agama secara benar pada Nabila. Agama itu pondasi banget. Harapan saya kalau pondasinya kuat maka kedepannya akan selamat, amin. Intinya Nabila harus lebih baik lah ilmu agamanya daripada saya.

Meskipun mencari TK yang berbasis Islam, saya juga meyelipkan syarat TK tersebut harus menjunjung toleransi antar umat bergama. Jadi harus diajarkan bahwa agama yang diakui di Indonesia itu ada sekian, meskipun berbeda cara berdoa tetapi tidak boleh saling mengolok, tetap boleh berteman dan saling tolong menolong, bla bla bla.

Dari beberapa TK yang dekat rumah, saya ambil sampling dua TK untuk saya datangi langsung ke lokasi. Pemilihan dua TK tersebut berdasarkan sounding terbanyak.

 

1. TK PERMATA KASIH

Ini TK baru, usianya kurang lebih baru 2 tahunan tapi sudah hits di Buduran dan sekitarnya, soundingnya sih kualitasnya bagus. Teman-teman daycare Nabila bersekolah di sini semua. Anak teman kantor saya juga ada yang bersekolah di sini.

Menurut bunda di daycare Nabila dan juga teman kantor saya: “Kualitasnya bagus, harganya terjangkau. Terbukti dari anak-anak yang jago hafalan doa dan surat pendek, pun sudah bisa baca tulis. Gurunya juga care terhadap anak serta interaktif memberitahukan progress tumbuh kembang anak kepada orang tua”.

→ Terletak di Ds. Sidokepung Jl. Sapu Jagad, Kec. Buduran

Tempatnya luas, ada ruang kelas, kantor guru, toilet, tempat bermain di luar ruangan, tempat parkir di dalam pagar, semua ruangan ber AC dan terdapat alat permainan + TV + DVD di dalam kelas sebagai penunjang pembelajaran. Bahasa pengantarnya of course Bahasa Indonesia.

→ Jam belajar TK

Senin – Kamis : 07.15 – 11.00

Jumat – Sabtu : 07.15 – 10.00

Huwaaa saya baru tahu kalau sekolah TK itu Senin sampai Sabtu. Terus kita jalan-jalannya kapan dek? Hiks.

→ Program Kegiatan

  1. Satu kelas maks 20 siswa dengan didampingi 2 Guru
  2. Bahasa pengantar Bahasa Indonesia
  3. Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan
  4. Hafalan doa harian
  5. Hafalan Surat Pendek
  6. Hafalan Asmaul Husna
  7. Belajar baca, tulis Al-Qur’an
  8. Praktik Wudhu dan Sholat
  9. Belajar baca, tulis, hitung
  10. Belajar Bahasa Inggris
  11. Pemeriksaan kesehatan secara rutin
  12. Kegiatan outdoor, seperti outing ke Tugu Pahlawan dsb
  13. Ekstrakurikuler : renang, melukis, musiK, drum band

→ Biaya

  • Pendaftaran Rp 80.000
  • SPP per bulan Rp 100.000
  • Seragam 3 Stel Rp 500.000 → Seragamnya sudah jadi, terdiri dari dua seragam harian dan satu seragam olah raga.
  • Uang Semester Rp 1.370.000 → Ini sudah termasuk buku tulis, buku panduan, alat tulis, alat mewarnai dan tas sekolah serta biaya kegiatan-kegiatan seperti pentas seni, outing ke Tugu Pahlawan, dsb.
  • Dana Pembangunan Rp 500.000 (uang pangkal)
  • TOTAL Rp 2.550.000

 

Menurut saya TK ini bagus kualitasnya, tapi saya kurang sreg karena koq ya pas survey banyak mamah-mamah lagi duduk ngumpul di teras ruangan kelas sambil –You Know It– lah. Entah mereka mau jemput anaknya atau memang nungguin dari pagi sampai pulang.

Terus waktu survey saya ga ditawari lihat-lihat ruangan kelas, saya juga lupa ga minta hehe. Jadi cuma ngobrol-ngobrol di kantor guru.

Emm.. apalagi ya, oh ya di sini semua siswa harus Muslim, misal ada warga sekitar yang Non Muslim memaksa mendaftar meskipun dia siap dengan konsekuensi kurikulum berbasis Islam, dia tidak akan diterima.

Satu lagi, pas saya tanya mengenai lulusan TK kebanyakan melanjutkan kemana, ibu guru yang menemui saya menjawab banyak lulusan yang bersekolah di SDN Sidokepung.

Sekian review dari hasil survey pertama, mari kita menggalau dulu sambil ngitung kancing. Sini – Lainnya – Sini – Lainnya. Ah elah, Istikharah kaleee.

Stay tune untuk hasil review TK lainnya ya.

9 Comments

  1. mama di teras ngapain ya? ngintipin anak di kelas?

    1. Ngerumpi mbak hehehe.

  2. Jadi keingetan pengalaman pertama nyari TK untuk anak-anak, akhirnya balik ke pilihan yang islami, dan deket rumah aja. Kasian soalnya anak kicik kalo sekolahnya jauh-jauh. Hihiii. Semoga segera menemukan TK yang cocok yaaaaa ❤

    1. Amin, makasih ya.

  3. Kurikulum anak TK sekarang udah menyerupai anak SD jaman dulu yaa.. ada Calistung juga. Seingetku dulu saat TK ga diajarin.

    1. Iya TK sekarang serem banget kurikulumnya. Ada bahasa Inggris juga.

  4. […] Baca : Balada Mencari TK di Sidoarjo (part 1) […]

  5. Aku udah jadi orang tua, tapi blm sampe ke tahap mencari TK.. hihi. Terima kasih sudah berbagi tips mbak.. jadi dapat ilustrasi ttg apa2 saja yang hrs disiapkan beberapa tahun kedepan 🙂

    1. sama-sama mbak, alhamdulillah kalo tulisan saya bermanfaat

Leave a Reply