blog competition, parenting, review

Sudahkah Anda Menyiapkan Kecerdasan Multitalenta Si Kecil Sejak Dini?

Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya tumbuh menjadi anak yang sehat, baik, cerdas dan berguna bagi lingkungannya. Lalu apa yang harus kita lakukan sebagai orang tua? Beruntung pada hari Minggu kemarin, 10 September 2017, saya mendapat kesempatan untuk menghadiri acara yang sangat bermanfaat untuk masa depan Nabila anak saya. Yup, apalagi kalau bukan Konferensi Ayah Bunda Platinum Siapkan Kecerdasan Multitalenta Si Kecil Sejak Dini. Acara yang bertempat di Convention Hall Lt. 3 Grand City Surabaya tersebut dipersembahkan oleh Morinaga, susu untuk Generasi Platinum. Dan Surabaya adalah kota ke 9 dari rencana 25 kota yang akan didatangi Morinaga.

 

APA SIH KONFERENSI AYAH BUNDA PLATINUM?

Konferensi Ayah Bunda Platinum merupakan fasilitas berupa seminar persembahan Morinaga mengenai konsep dan penerapan aktifitas stimulasi anak agar tumbuh menjadi Generasi Platinum yang Multitalenta.

 

ADA APA SAJA DI KONFERENSI AYAH BUNDA PLATINUM?

Sesampainya di lokasi acara pukul 09.00 WIB, saya tercengang. Wow, ternyata pesertanya banyak banget, ribuan. Berarti banyak orang tua yang sadar arti penting menyiapkan kecerdasan multitalenta si kecil sejak dini. Dan yang lebih wow, selain para bunda, banyak juga para ayah yang datang.

  • Antrian Peserta Konferensi Ayah Bunda Platinum di Meja Registrasi
    Antrian Peserta Konferensi Ayah Bunda Platinum di Meja Registrasi

Setelah registrasi, sambil menunggu dimulainya acara saya menyapa teman-teman blogger dan berkeliling di sekitar luar ruangan konferensi. Tampak boneka Chila dan Chilo yang dengan hangat menyambut dan menghibur anak-anak serta bersedia jika diajak foto bersama. Ada playground untuk anak-anak, selain agar mereka tidak bosan, bermain di playground dapat membantu tumbuh kembang anak dengan cara menstimulasi otak. Ada juga photobooth yang disediakan untuk anak-anak dan ayah bunda berfoto ria. Dan yang paling menarik ada booth untuk tes alergi serta tes kecerdasan majemuk anak.

Pada booth test alergi, tinggal mengisi beberapa pertanyaan secara online maka bisa diketahui anak memiliki kecenderungan alergi atau tidak. Jika mau tahu lebih detail alergi terhadap apa maka akan diarahkan untuk membuka www.cekalergi.com, di sana ada expert yang siap menjawab segala pertanyaan. Untuk booth tes kecerdasan majemuk, sama caranya, tinggal mengisi beberapa pertanyaan secara online maka bisa diketahui anak memiliki kecerdasan yang mana, tes ini juga bisa diakses melalui www.morinagamiplayplan.com.

Photobooth dan Playground

Booth Test Alergi dan Tes Kecerdasan Majemuk

Tepat pukul 10.00 WIB acara dimulai. Teuku Zacky sebagai moderator memandu jalannya acara dengan sangat interaktif. Praktis ada dua materi yang disampaikan dalam acara yang berlangsung selama enam jam tersebut, yang pertama mengenai 4 Faktor Pembentuk Anak Generasi Multitalenta dan yang kedua mengenai Kekuatan Bermain untuk membentuk Kecerdasan Multitalenta di Era Milenial.

SESI 1

TEMA : 4 FAKTOR PEMBENTUK ANAK GENERASI MULTITALENTA

NARASUMBER : Dr. dr. Ahmad Suryawan, Sp.A (K)

Ketua Divisi Tumbuh Kembang Anak dan Remaja, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, RSUD Dr. Soetomo / FK Unair Surabaya

Moderator ganteng si Teuku Zacky dan dr. Wawan

dr. Wawan, sapaan akrab Dr. dr. Ahmad Suryawan, Sp.A (K) adalah satu dari 51 dokter spesialis tumbuh kembang anak di Indonesia. Bahkan untuk bisa berkonsultasi secara pribadi di tempat prakteknya, harus mengantre sampai 3 bulan. Wow beruntung sekali saya bisa hadir di acara ini dan mendengarkan penjelasan materi dari beliau.

Menurut dr. Wawan, masa anak-anak merupakan masa yang rentan terhadap serangan yang berpotensi menganggu atau merusak. Untuk itu, perlu tameng perisai untuk melindungi agar tumbuh kembang anak dapat optimal hingga mereka dewasa.

Pembentukan tameng perisai ini sudah dimulai sejak awal kandungan dan diharapkan telah terbentuk kokoh saat anak berusia 2 tahun. Jika ada gangguan dalam pembentukannya, anak beresiko mengalami gangguan tumbuh kembangnya di masa depan. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk membentuk perisai pelindung sejak dini.

Perisai Pelindung Tumbuh Kembang Anak Generasi Multitalenta di Era Milenial

PERISAI 1. PERKEMBANGAN OTAK

Bahan utama untuk pembentukan otak yang sedang tahap perkembangan pada usia dini adalah pemenuhan nutrisi dan pemberian stimulasi dari orang tua.

PERISAI 2. SISTEM PERTAHANAN TUBUH

Sistem pertahanan tubuh sangat diperlukan sebagai pelindung anak dari berbagai serangan penyakit dan juga menjamin keberlangsungan perkembangan otak dan proses tumbuh kembang jangka panjang.

Ketahanan tubuh anak dapat dicapai dengan pemberian nutrisi yang seimbang, pemberian ASI eksklusif, imunisasi, menjaga kebersihan lingkungan yang sehat dan menghindari polusi.

PERISAI 3. TUMBUH KEMBANG OPTIMAL

Proses pertumbuhan fisik anak sangat terkait dan tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan otak dan sistem pertahanan tubuhnya. Jika anak mampu berkembang dengan baik, maka anak akan jarang sakit.

Anak yang tumbuh dengan normal, tubuhnya akan terus bertambah secara proporsional meliputi berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala. Pola perkembangan anak terjadi secara berurutan. Misalnya perkembangan motorik kasar anak dimulai dari tengkurap – duduk – merangkak – berdiri – berjalan – berlari – melompat. Setiap anak yang normal akan mengalami pola yang sama meskipun kecepatannya berbeda-beda. Pengukuran perkembangan anak harus dini, rutin dan kontinyu.

PERISAI 4. KESEHATAN SALURAN CERNA

Ketiga perisai di atas ditentukan kekuatannya oleh kesehatan saluran cerna. Apabila saluran cerna baik, sistem imunitas juga akan baik dan sangat terkait dengan pola pertumbuhan fisik anak dan berpengaruh terhadap pembentukan sirkuit otak. Mekanisme ini dikenal sebagai gut-brain-immunity-growth axis.

SESI 2

TEMA : KEKUATAN BERMAIN UNTUK MEMBENTUK KECERDASAN MULTITALENTA DI ERA MILENIAL

NARASUMBER : Dr. Rose Mini A. Prianto, M.Psi

Ketua Program Studi Psikologi Terapan, Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan Presiden Direktur ESSA Consulting

Moderator ganteng si Teuku Zacky dan Bunda Romi

Jika dr. Wawan telah membahas mengenai nutrisi, maka Bunda Romi (panggilan akrab Dr. Rose Mini A. Prianto, M.Psi) akan membahas mengenai stimulasi.

Sebelum masuk ke penjelasan materi, Teuku Zacky dan Bunda Romi memberikan ayah bunda games yang bisa dipraktekkan di rumah untuk mengasah daya ingat anak. Yang menang dapat hadiah lho dari Morinaga, seruuu.

Ayah Bunda bukan sedang disetrap koq ini, hehehe

Setelah games, Bunda Romi memulai materi, beliau menjelaskan bahwa semua orang tua tentu ingin memiliki anak yang cerdas dan sukses. Sayangnya, pengertian tentang cerdas selama ini cenderung hanya dilihat dari pencapaian hasil belajar di sekolah, sehingga makna cerdas menjadi terbatas. Akibatnya banyak anak yang terbelenggu hanya pada satu atau dua kecerdasan saja, sementara kenyataannya banyak potensi lain dari dirinya yang harusnya dikembangkan.

Hayo ayah bunda, anaknya jangan dijejali matematika saja ya, dipaksa hapal 1+1=2, 2×2=4, bla bla bla tanpa diajari logikanya. Malah bisa jadi memang si anak pintarnya bukan di matematika. Ayah bunda mau anaknya pintar matematika atau mau anaknya diterima di masyarakat luas? Maksudnya diterima itu pintar bersosialisasi, gampang cari kerja”. Waah kata-kata Bunda Romi mengena sekali ya.

Makna cerdas yang sesungguhnya adalah kemampuan seseorang untuk belajar, memahami lingkungan dan memecahkan masalah. Menurut Dr. Howard Gardner, psikolog dari universitas Harvard, indikator kecerdasan tidak hanya dilihat dari satu aspek saja, namun mencakup banyak bidang dalam kehidupan kita sehari-hari. Kecerdasan yang mencakup banyak bidang dalam kehidupan kita sehari-hari inilah yang diistilahkan sebagai Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligence).

Ada 9 kecerdasan majemuk yang dapat dikembangkan :

1. KECERDASAN LINGUISTIK
adalah kecerdasan yang menekankan kemampuan menggunakan kata-kata dan bahasa dalam kegiatan berbicara, membaca dan menulis.
Ciri-ciri :
• Memiliki tata bahasa yang baik dan mudah memahami dan memberikan informasi dalam bentuk bahasa.
• Mampu menuangkan idenya secara rinci dalam bentuk tulisan kreatif.
• Senang mendengarkan cerita dan bercerita.
• Mampu mengingat nama benda dengan baik.
• Suka bermain dengan kata-kata seperti teka-teki atau menyusun huruf.
• Suka membaca.
• dan lain-lain.
Cara menstimulasi :
• Bercerita kepada Si Kecil.
• Meminta Si Kecil menceritakan dan menuliskan kegiatannya sehari-hari.
• Melakukan permainan kata-kata seperti permainan menebak atau permainan menjabarkan suatu objek dengan kata-kata.
• Menghafal syair lagu.
• dan lain-lain.
2. KECERDASAN LOGIKA MATEMATIK
adalah kecerdasan untuk memahami kondisi atau situasi dengan menggunakan perhitungan matematis, serta melalui penalaran analisa-sintesa.
Ciri-ciri :
• Menunjukkan minat yang besar untuk mengena dan memahami angka.
• Memiliki rasa ingin tahu yang besar.
• Cepat memahami konsep perhitungan dan mudah mengingat angka.
• Suka bermain teka-teki
• Dapat mengurutkan besar – kecil, tinggi – rendah, dsb.
• Cukup mampu menjelaskan masalah secara logis dan sistematis.
• Senang mengamati berbagai hal dan mudah memahami sebab akibat.
• Memiliki minat untuk mengetahui cara kerja suatu benda tertentu.
• Suka melakukan percobaan-percobaan.
• dan lain-lain.
Cara menstimulasi :
• Memperkenalkan konsep bentuk, ukuran dan membilang angka kepada Si Kecil sejak usia dini
• Merangsang rasa ingin tahu Si Kecil dengan buku dan film mengenai ilmu pengetahuan.
• Memberikan kesempatan bagi Si Kecil untuk mengajukan pertanyaan mengenai hal yang ingin diketahuinya.
• Melakukan permainan-permainan yang membutuhkan strategi.
• Menyusun berbagai hal dengan mengikuti kategori tertentu.
• Mengajak Si Kecil untuk melakukan suatu percobaan sederhana, seperti membuat es dari air, dsb.
3. KECERDASAN VISUAL SPASIAL
merupakan kecerdasan dalam berpikir dan belajar dengan gambar-gambar, memahami bentuk, pola, posisi, dan ruang suatu objek, termasuk untuk berpikir secara kreatif.
Ciri-ciri :
• Menghabiskan waktu luang dengan menggambar/ melukis.
• Senang melihat lukisan, foto atau menonton film.
• Mudah memahami dan membaca peta atau denah.
• Lebih menyukai cara belajar yang melibatkan tabel atau diagram.
• Lebih menyukai membaca buku-buku atau bahan bacaan yang menggunakan illustrasi.
• Mampu membuat berbagai bentuk & konstruksi mainan.
• Mampu membuat karya yang kreatif
• dan lain-lain.
Cara menstimulasi :
• Mengajarkan arah.
• Menceritakan kegiatannya sehari-hari lewat gambar.
• Membuat karya dari barang bekas
• Mengajak Si Kecil mengenali bentuk motif.
• Melakukan kegiatan bongkar pasang, permainan lilin lempung atau tanah liat.
• Melakukan permainan mencari harta karun.
• Bermain sepeda di lorong yang sempit agar Si Kecil dapat belajar mengetahui dan memperkirakan lebar lorong.
• Mengubah tata letak perabotan kamar tidur.
• dan lain-lain.
4. KECERDASAN KINESTATIK
adalah kecerdasan yang menekankan pada penggunaan tubuh dalam berkomunikasi dan mengekspresikan diri.
Ciri-ciri :
• Banyak bergerak dan memiliki kelenturan.
• Pandai menirukan gerakan yang ia lihat.
• Sangat suka dan menikmati kegiatan fisik.
• Senang membongkar berbagai benda.
• Perlu menyentuh sesuatu yang ingin dipelajari.
• Memperlihatkan ketrampilan tangan.
• dan lain lain.
Cara menstimulasi :
• Melalui kegiatan bermain atau kegiatan sehari-hari seperti aktivitas berlari di taman, melompati anak tangga ataupun bermain sepeda.
• Mengajak Si Kecil untuk lebih peka merasakan apa yang dirasakan tubuh.
• Melatih keluwesan Si Kecil dengan mengajarkan Si Kecil untuk menari atau bermain pantomime.
• Memperbaiki keseimbangan tubuh dengan meniti balok yang diletakkan diatas lantai.
• dan lain-lain.
5. KECERDASAN MUSIKAL
adalah kecerdasan yang menekankan kemampuan memahami musik sebagai media untuk mengeskpresikan diri.
Ciri-ciri :
• Senang musik dan mendengarkan lagu.
• Cepat mengingat lagu yang baru didengarnya, baik irama maupun liriknya.
• Peka terhadap berbagai suara dan nada.
• Mampu menyanyikan lagu dengan baik.
• Senang membuat musik dengan anggota tubuhnya dan benda disekitarnya.
• Mampu menciptakan lagu.
• dan lain-lain.
Cara menstimulasi :
• Bernyanyi untuk Si Kecil sambil mengerjakan kegiatan sehari hari.
• Bernyanyi bersama sambil menari.
• Bermain tebak suara.
• Membuat alat musik dari benda disekitar.
• Menirukan berbagai macam bunyi.
• dan lain-lain.
6. KECERDASAN INTERPERSONAL
didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk bisa memahami orang lain, termasuk bagaimana perasaan mereka serta hal-hal apa yang memotivasi dan mengganggu mereka.
Ciri-ciri :
• Memiliki banyak teman, supel dalam bergaul.
• Dapat mengerti perasaan orang lain dan sering menawarkan bantuan apabila melihat orang lain dalam kesulitan.
• Mampu menarik perhatian dan menikmati keberadaan orang lain disekelilingnya.
• Senang bermain berkelompok.
• Bisa membuat orang lain percaya pada kata-kata dan pemikirannya.
• dan lain-lain.
Cara menstimulasi :
• Mengajak Si Kecil untuk berjumpa dengan orang-orang baru dan memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan orang-orang disekelilingnya.
• Mengajarkan Si Kecil cara memulai interaksi.
• Mengikutsertakan Si Kecil dalam klub/ kelompok hobi tertentu yang disukainya.
• Mengajarkan Si Kecil untuk menolong sesama lewat aktivitas-aktivitas bakti sosial atau aktivitas-aktivitas sederhana.
• Mengajarkan Si Kecil berbagi saat main bersama.
• Mengajak Si Kecil untuk menghadiri acara keluarga dan arisan.
• dan lain-lain.
7. KECERDASAN INTRAPERSONAL
adalah kecerdasan yang dimiliki seseorang untuk dapat memahami dan mengenali diri sendiri.
Ciri-ciri :
• Dapat menyatakan suka atau tidak suka terhadap sesuatu.
• Dapat memahami perasaannya dan mengekspresikan emosinya.
• Dapat menyadari hal-hal apa saja yang menjadi kelebihan dan kelemahannya.
• Memiliki percaya diri.
• Dapat membuat target-target yang sesuai dengan kemampuan diri.
• Mengetahui apa yang disukai dan tidak disukai
• Bisa diandalkan dalam penyelesaian berbagai tugas.
• Memilki keinginan yang besar untuk berhasil dalam suatu kegiatan tertentu.
• dan lain-lain.
Cara menstimulasi :
• Mengajarkan Si Kecil untuk mengenali emosi dan keinginan-keinginan yang ada dalam dirinya.
• Melatih ketekunan Si Kecil dalam menyelesaikan suatu tugas dan tanggungjawab misalnya dengan memelihara hewan peliharaan.
• Memberitahu kelemahan dan kelebihan yang dimiliki dan membantu mencari cara untuk mengatasi kelemahan tersebut.
• dan lain-lain.
8. KECERDASAN NATURALIS
merupakan kecerdasan dalam berpikir dan belajar yang berkaitan dengan pemahaman terhadap lingkungan sekitar kita seperti tanaman, binatang atau benda mati seperti air, batuan atau gejala alam seperti hujan atau panas, atau tentang ruang angkasa.
Ciri-ciri :
• Dapat menyatakan suka atau tidak suka terhadap sesuatu.
• Dapat memahami perasaannya dan mengekspresikan emosinya.
• Dapat menyadari hal-hal apa saja yang menjadi kelebihan dan kelemahannya.
• Memiliki percaya diri.
• Dapat membuat target-target yang sesuai dengan kemampuan diri.
• Mengetahui apa yang disukai dan tidak disukai
• Bisa diandalkan dalam penyelesaian berbagai tugas.
• Memilki keinginan yang besar untuk berhasil dalam suatu kegiatan tertentu.
• dan lain-lain.
Cara menstimulasi :
• Mengajarkan Si Kecil untuk mengenali emosi dan keinginan-keinginan yang ada dalam dirinya.
• Melatih ketekunan Si Kecil dalam menyelesaikan suatu tugas dan tanggungjawab misalnya dengan memelihara hewan peliharaan.
• Memberitahu kelemahan dan kelebihan yang dimiliki dan membantu mencari cara untuk mengatasi kelemahan tersebut.
• dan lain-lain.
9. KECERDASAN MORAL
adalah kemampuan untuk memahami yuntutan yang ada di lingkungan, mengetahui apa yang baik dan buruk untuk dilakukan
Macam-macamnya :
• Empati
• Hati Nurani
• Kontrol Diri
• Menghargai
• Kebaikan
• Tenggang Rasa
• Keadilan
Contoh perilaku :
• Anak mau berbagi mainan dengan temannya
• Anak jujur tidak berbohong meski dirinya salah
• Anak tidak tantrum saat keinginannya tidak terpenuhi
• Anak mampu berterima kasih saat diberi
• Anak mau membantu temannya yang jatuh
• Anak tidak mengejek kekurangan temannya
• Anak mau bermain bergantian dan mengikuti aturan

Peranan orang tua sangat diperlukan untuk menstimulasi kecerdasan majemuk anak. Mengajak bermain merupakan suatu kegiatan yang disenangi anak tanpa didasari keterpaksaan dan merupakan cara belajar yang paling alami serta mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak. Beberapa manfaat bermain untuk anak, diantaranya :

  • Bermain dapat menstimulasi Multiple Intelligence (Kecerdasan Majemuk)
  • Bermain dapat melatih kemampuan fisik dan berpikir anak
  • Lewat bermain, anak dapat belajar memahami dan mentaati aturan
  • Lewat bermain, anak dapat belajar hidup bersosialisasi dan bekerjasama dengan orang lain
  • Bermain dapat meningkatkan kedekatan hubungan anak dengan orang tua jika dilakukan bersama

Adapun berdasarkan tahapan perkembangan dan kematangan kognitif anak, jenis permainan dapat dibedakan menjadi :

  1. Bermain fungsional adalah jenis permainan yang bisa dimainkan sejak anak lahir hingga usia 2 tahun. Contoh : bayi menggoncangkan rattle (krincingan), dll.
  2. Bermain konstruktif adalah jenis permainan yang bisa dimainkan anak usia 2 – 3 tahun. Contoh : bongkar pasang puzzle, dll.
  3. Bermain peran adalah jenis permainan yang bisa dimainkan anak usia 3 – 7 tahun. Contoh : berpura-pura menjadi pedagang di pasar, dll.
  4. Bermain dengan peraturan adalah jenis permainan yang bisa dimainkan sejak anak 7 tahun. Contoh : petak umpet, dll.

Lalu permainan seperti apa yang cocok dengan tipe kecerdasan anak? Morinaga menyediakan Alat Identifikasi Kecerdasan Majemuk atau Multiple Intelligence Identification Method namanya Morinaga Multiple Intelligence Play Plan (Morinaga MI PlayPan).

Apa itu Morinaga Multiple Intelligence Play Plan (Morinaga MI PlayPan)? Morinaga Multiple Intelligence Play Plan (Morinaga MI PlayPan) merupakan situs (website) yang membantu orang tua untuk mengembangkan talenta dengan cara bermain. Morinaga Multiple Intelligence Play Plan (Morinaga MI PlayPan) menyediakan fitur yang bisa digunakan untuk mengidentifikasi kecerdasan Si Kecil dan membanu orang tua untuk mengasah multiple intelligence pada Si Kecil dengan ide-ide permainan.

Membuat permainan yang menarik, tentu membutuhkan ide-ide kreatif. Melalui Morinaga Multiple Intelligence Play Plan (Morinaga MI PlayPan) ayah bunda tidak perlu pusing lagi karena banyak ide permainan menarik dan menyenangkan. Seperti contoh :

Salah satu contoh permainan yang ada pada Morinaga Multiple Intelligence Play Plan (Morinaga MI PlayPan)

Masih banyak lagi ide-ide permainan kreatif yang seru. Silahkan kunjungi Morinaga Multiple Intelligence Play Plan (Morinaga MI PlayPan) di www.morinagamiplayplan.com. Ssst.. bisa dicetak juga lho permainannya.

TANYA JAWAB

Sebenarnya masing-masing narasumber membuka sesi tanya jawab yang MashaAllah penanyanya banyak sekali. Semua pertanyaan bagus dan dijawab dengan jelas oleh narasumber. Namun demikian saya hanya merangkum dua pertanyaan yang paling saya yakini banyak ayah bunda lain juga ingin menanyakannya.

  • Perlukah anak mendapatkan pendidikan usia dini (baby school, PAUD)?

Menurut Dr. Wawan, pendidikan usia dini itu baik dan boleh dilakukan. Namun, ketika pertanyaannya perlu atau tidak maka jawabannya tidak perlu karena anak baru bisa bermain dengan teman-temannya ketika sudah memasuki usia 3 tahun atau lebih. Sedangkan di bawah 3 tahun anak masih asik bermain sendirian. Saat itulah peran orang tua sangat dibutuhkan untuk menstimulasi anak, bukan guru yang ada di baby school atau PAUD.

  • Bolehkah anak bermain gadget secara terus-menerus?

Menurut bunda Romi, gadget tidak selamanya negatif, asal dalam bermain si anak mendapatkan pendampingan dari orang tuanya. Namun demikian akan lebih baik jika orang tua lebih kreatif mengajak anak bermain permainan lain yang menarik dan menstimulasi tumbuh kembangya.

 

MENGAPA MORINAGA?

Dari dua narasumber dapat diambil kesimpulan bahwa yang mempengaruhi kecerdasan multitalenta anak adalah nutrisi dan stimulasi. Nutrisi pertama yang terbaik diberikan pada anak untuk membentuk sel-sel otak anak cerdas adalah ASI.

ASI eksklusif diberikan pada bayi mulai 0 – 6 bulan kemudian dilanjutkan sampai usia 2 tahun dengan ditambah makanan pendamping ASI. Setelah itu anak boleh memakan makanan orang dewasa. Sebagai nutrisi tambahan, Morinaga, susu untuk Generasi Platinum hadir untuk dapat memenuhi kebutuhan pertumbuhan anak.

Morinaga Chil Kid Platinum MoriCare+ Prodiges merupakan susu pertumbuhan anak di usia 1 – 3 tahun, sedangkan Morinaga Chil School Platinum Moricare+ Prodiges merupakan susu pertumbuhan anak di usia 4 – 12 tahun. Keduanya mengandung Formula Platinum Moricare+ Prodiges, inovasi unggulan berupa sinergi nutrisi antara faktor Kecerdasan Multitalenta, Pertahanan Tubuh Ganda dan Faktor Tumbuh Kembang Optimal mendukung anak menjadi Generasi Platinum yang Multitalenta.

Formula yang terkandung dalam Morinaga Chil Kid dan Morinaga Chil School Platinum MoriCare+ Prodiges

  • Omega 6/Aasam Linoleat (AL) dan Omega 3/Asam Alfa Linoleat (AAL)

Merupakan asam lemak esensial yang berfungsi meneruskan  rangsangan antar sel syaraf untuk mempercepat daya tangkap.

  • Alfa Laktalbumin*

Membantu perkembangan dan memperbaiki jaringan tubuh yang juga merupakan komponen penting dalam tumbuh kembang otak.

  • Kolin

Membantu penyimpanan memori / daya ingat, kemampuan berpikir, bergerak serta berbicara anak.

  • Zat Besi

Merupakan komponen hemoglobin dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Berfungsi untuk meningkatkan konsentrasi dalam proses belajar anak dalam menyimak sehingga mendukung proses belajar anak.

  • Nukleotida*

Berfungsi dalam meningkatkan antibody untuk melawan penyakit dan infeksi.

  • Laktoferin

Merupakan salah satu komponen yang ada di ASI yang berperan untuk melawan infeksi dalam tubuh sehingga anak tidak mudah sakit seperti demam, batuk dan pilek.

  • Prebiotik (Laktulosa)

Merupakan makanan untuk pertumbuhan bakteri baikdi saluran cerna.

  • Probiotik Bifidobacterium Longum 536 dan Bifidobacterium Breve 16V (bakteri baik)

Merupakan bakteri baik yang terdapat di saluran cerna. Kombinasi Prebiotik dan Probiotik berfungsi agar anak tidak mudah diare dan konstipasi (sembelit) sehingga nutrisi dapat diserap lebih baik.

  • Vitamin dan Mineral

Berperan dalam tumbuh kembang anak dan juga sebagai antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari radikal bebas penyebab kerusakan sel-sel tubuh.

  • Whey Protein*

Merupakan sumber protein yang bermanfaat dalam memabangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Protein merupakan komponen esensial dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.

  • Kalsium

Membantu menjaga kepadatan tulang dan gigi.

  • Vitamin D

Berperan penting dalam membantu penyerapan kalsium dalam tubuh.

  • Magnesium

Membantu menjaga kepadatan tulang.

Morinaga Chil Kid Platinum MoriCare+ Prodiges dan Morinaga Chil School Platinum Moricare+ Prodiges hadir dengan berbagai ukuran :

  • Chil Kid Platinum Madu & Vanila 400g & 800g
  • Chil School Paltinum Madu, Vanila & Coklat 400g & 800g
  • Chil Kid Platinum Stick Pack Madu & Vanila 12x16g

Oh ya, Morinaga juga berkontribusi untuk mewujudkan mimpi anak-anak Indonesia dalam gerakan #SiapCerdaskanBangsa lho. Caranya dengan menyumbangkan Rp 10.000,- dari setiap pembelanjaan produk Morinaga Chil Kid Platinum MoriCare+ Prodiges dan Morinaga Chil School Platinum Moricare+ Prodiges ukuran apa saja di channel e-commerce dan Konferensi Ayah Bunda Platinum untuk program rehabilitasi sekolah di Indonesia. Keren ya.

Morinaga mewujudkan mimpi anak-anak Indonesia dalam gerakan #SiapCerdaskanBangsa

Acara Konferensi Ayah Bunda Platinum benar-benar sangat bermanfaat. Banyak ilmu yang didapat untuk memperkaya pengetahuan mengenai nutrisi yang dibutuhkan, untuk tumbuh kembang optimal, parenting, multiple intelligence dan kecerdasan multitalenta. Selain itu juga ada hadiah bagi peserta yang beruntung. Bagi yang belum beruntungpun tidak akan pulang dengan tangan kosong karena semua peserta mendapat goodie bag cantik dari Morinaga.

Jadi gimana ayah bunda, sudahkah anda memberikan nutrisi dan stimulasi yang tepat untuk menyiapkan kecerdasan multitalenta anak sejak dini? Itu tugas kita sebagai orang tua lho. Semoga kita bisa menjadi orang tua terbaik dalam mengembangkan Generasi Platinum yang Multitalenta ya.

Terima kasih Morinaga dan Kalbe buat acara Konferensi Ayah Bunda Platinum nya.

 

Untuk lebih jelas mengenai Morinaga :

Website : www.morinagaplatinum.com

Facebook : Morinaga Platinum

Twitter : @MorinagaID

Instagram : @morinagaplatinum

YouTube : Morinaga Platinum

12 Comments

  1. Bagus mbak ulasannya. Sebagai orang tua memang harus terus belajar dan belajar ya…

    1. Bener, harus terus belajar. Btw ulasan punya mbak juga bagus banget, aku uda baca

  2. aku juga hadir ke acara ini alhamdulilah nambah knowledge y mba apalagi pas sesi kecerdasan anak ternyata selama ini kan aku taunya 8 kecerdasan eh taunya ada tambahan 1 kecerdasan moral

    1. Iya ada 9 mbak. Emang paling mengena tuh yang sesi ke dua ya.

  3. dua anak saya konsumsi morinaga ini memang bagus banget menurutku. cocok alhamdulillah sama anak2ku.
    semoga bisa jd generasi platinum yg sukses hahahahy keren morinaga kalau bikin event yaaaa

    1. Iya mbak, event nya edukatif banget.

  4. Semua kebutuhan nutrisi anak lengkap di morinaga platinum yah?

    1. Untuk nutrisi makanan pendamping (susu formula) uda lengkap. Tapi kan anak tetep butuh karbohidrat dari nasi, protein+vitamin+lemak dari sayur, lauk dan buah.

  5. Terima kasih infonya, Mbak.. lengkap sekali. Saya jadi bisaengenali bakat anak2 dari ciri-ciri mereka ❤

  6. Keren! Seneng banget baca artikel.ini… rapiii dan sangat mengedukasi.

    Thanks mba Dian

    1. Makasi mbak nurul 🙂

  7. […] Baca : Sudahkah Anda Menyiapkan Kecerdasan Multitalenta Si Kecil Sejak Dini? […]

Leave a Reply