liburan, my life, review

Liburan Ala Koper dan Ransel di Surabaya

Bisa dibilang postingan ini adalah lanjutan postingan saya minggu lalu. Buat yang belum baca, bisa baca dulu biar nyambung hehehe.

Baca : Who Hurt You? Your Own Expectation

Akibat batal ke Ngliyep, kita sekeluarga mencari bahagia dengan jalan-jalan di Surabaya saja. Eits, tapi kali ini bukan ke mall. Kali ini kita liburan ala koper dan ransel ke dua tempat hits di Surabaya. Mau tau kemana?

Liburan Ala Ransel ke Surabaya North Quay

Ga tega lihat istrinya sedih, mas hubby ngajakin jalan-jalan ke Surabaya North Quay. Alasannya apa coba, “Kamu mau lihat apa? Laut? Kamu mau apa? Foto-foto? Oke di Surabaya ada”.

Saya sudah underestimated, ah palingan ke Kenjeran.

Berangkat dari rumah jam 3 sore, lewat tol Sidoarjo terus keluar di tol Perak. Masuk ke Pelabuhan Tanjung Peraknya kemudian parkir. “Lah ngapain ke Pelabuhan?”, pikir saya.

Ternyata di gedung Gapura Surya Nusantara ada Surabaya North Quay, tepatnya di lantai 3.

Meskipun berada dalam satu gedung, pintu masuk pengunjung Surabaya North Quay dan penumpang yang hendak naik kapal berbeda. Setelah masuk, kita bisa langsung naik escalator menuju lantai 3 dan akan kita temui berbagai macam makanan layaknya di foodcourt mall. Skip dulu makan-makannya ya karena diluar ada view yang keren pakai banget.

Yup, dari balkon Surabaya North Quay kita bisa lihat hamparan laut, kapal yang sedang lalu lalang dan jembatan Suramadu dari kejauhan. Kita juga bisa merasakan semilir angin laut yang khas dan melihat senja karena kebetulan sampai sana jam 4 sore. Hmmm… berasa lagi ada dimana gitu. Romantis. Dramatic. Laaaf.

Banyak spot foto di sana, tapi banyak pengunjung juga, jadi kalau mau dapat foto bagus ya harus sabar, gantian sama yang lain. Kalau ga sabar bakalan terjadi kaya foto saya di bawah ini, wkwkwk.

Setelah puas foto-foto barulah kita makan. Disini makanannya macam-macam, rasanya enak dan harganya ga dimahal-mahalin mentang-mentang tempat wisata. Ada live musiknya juga. Mantab kan?! Waktu itu kita cuma pesan siomay dan beberapa makanan ringan macam jamur crispy dan tahu crispy.

 

Sampai Maghrib kita masih di sana. Buat yang muslim ga usah khawatir, di sana ada musholla representative yang terletak di lantai 3 juga. Toiletnya pun bersih.

Sebelum pulang kita keluar ke balkon lagi, rasanya ga rela pulang cepat-cepat. Pemandangan laut ditambah kerlap kerlip lampu kapal di malam hari makin aduhai. Sayang di balkon itu ga disedian banyak umbrella table, ada sih tapi cuma beberapa. Ah seandainya di situ disetting jadi tempat dinner romantis VIP kayanya boleh juga.

Kalau ada yang nanya bawa anak kecil kesini cocok apa engga? Cocok lah, Nabila senang banget lihat kapal di sana. Dia antusias sampai nanya-nanya yang bikin mamanya bingung mau jawab apa, macam “Ma rumah kapal apa namanya? Kalau pak sopirnya disebut apa ma? Isi bensinnya gimana ma? Kapal kan besar ma, koq lama-lama jadi kecil (maksudnya kalau uda jauh)? Loh ma mataharinya kemana?” zzzzz.

Oh ya, Surabaya North Quay ini bukanya setiap hari Selasa sampai dengan Minggu mulai pukul 11.00 – 20.00 WIB. Kabarnya yang beruntung kesitu bisa lihat kapal besar dari luar negeri yang mengangkut para bule.

Masuk ke Surabaya North Quay ini GRATIS gaes. Cuma bayar masuk ke Pelabuhan Tanjung Peraknya untuk motor Rp 5.000 sedangkan untuk mobil Rp 7.500. Bener-bener liburan ala ransel.

Ps : semua foto di Surabaya Nort Quay diambil pakai HP lho.

Baca : Oppo F1s HP Wajib buat Pecinta Selfie

Liburan Ala Koper ke Surabaya Food Junction

Setelah dari utara Surabaya, kita melipir ke barat Surabaya yaitu Surabaya Food Junction yang terletak di Grand Pakuwon.

Dari namanya sudah bisa ditebak bahwa tempat ini adalah tempat kuliner. Iya benar. Tapi ini bukan tempat kuliner biasa gaes, ini mewah banget. Perpaduan ruangan ber AC dan danau buatan serta area  permainan keluarga.

Di tempat yang buka setiap hari mulai pukul 11.00 – 22.00 WIB ini kita bisa makan, nongkrong, foto-foto dan naik wahana yang disediakan. Masuknya gratis cuma bayar parkir untuk sepeda motor Rp 3.000 sedangkan untuk mobil Rp 6.000. Tapi naik wahananya bayar, makanya disarankan bawa uang yang banyak biar betah berlama-lama di sana.

Berikut beberapa wahana yang ada di sana antara lain

  1. Safari train Rp 15.000 /orang
  2. Merry go round Rp 15.000 /orang
  3. Tampoline Rp 15.000 /orang
  4. Scooter trail Rp 20.000 /orang
  5. Ferris Wheel Rp 20.000 /orang
  6. Helicak Rp 30.000 /max 4 orang
  7. Segway Rp 25.000 /max 4 orang
  8. dan masih banyak yang lainnya

Sistem pembelian tiketnya per wahana gitu. Kita sendiri di sana cuma coba Merry go round, Segway dan Helicak.

Sebenarnya pengen sih coba semua wahana, apalagi si Nabila, tapi pikir-pikir lah sama duitnya hahaha. Soalnya kalau dihitung-hitung naik semua wahana bisa habis sekitar Rp 200.000 an per orang (ngalah-ngalahin tiket masuk Jatim Park aja). Berharap pihak pengembang memberlakukan sistem tiket terusan biar jatohnya lebih hemat hehehe.

Setelah puas berkeliling danau, naik wahana dan foto-foto, kita makan di foodcourtnya. Bingung gaes, banyak banget tenant nya. Ada Pempek Ny. Farina, House of Wok, Nasional Fried Chicken, Bebek Goreng Harissa, dan lain-lain. Interior designnya jangan ditanya, bagus banget, instagramable deh.

Kita beli nasi uduk ayam goreng, es krim berhadiah balon dan beli kentang goreng. Untuk harga kurang lebih sama lah kaya di foodcourt mall, ya ada sih beberapa yang harganya menurut saya kurang wajar, es krim satu cup berhadiah balon masa Rp 25.000 sih hiks.

Overall kita happy koq. Anggap saja liburan ala koper hehehe. Jadi punya tujuan kalau ada keluarga besar dari luar kota datang berkunjung, ajak kesini saja pasti mereka senang.

Ps : semua foto di Surabaya Food Junction diambil pakai kamera mirrorless Fujifilm XA2 yang saya sewa di @artayicam.

Jadi mana yang lebih bagus, Surabaya North Quay atau Surabaya Food Junction? Dua-duanya bagus sih, ga bisa dibandingkan karena kan memang beda. Kalau murah mana, nah ini baru bisa dijawab. Ini total pengeluaran kita selama di Surabaya North Quay dan Surabaya Food Junction.

Picture2

Selamat memilih mau kemana.

4 Comments

  1. Pengen nyoba yang surabaya food junction. Tengkyu sharingnya mbak

  2. Aah bener mbak pemandangan dari Pelabuhan Tanjung Perak itu bagus..
    dulu saya sering antar jemput mertua disana soalnya pelaut..tapi belum tau kalo ada Surabaya North Quay..
    jadi pengen kesana lagi..

  3. wah.. ternyata di Surabaya ada yang kaya gini,, aku tertarik ke “Surabaya food Junction” 🙂

    1. Ada mbak 🙂

Leave a Reply