my life, parenting

Flu Singapura

Long weekend di awal Mei ini kami sekeluarga (aku, suami dan anak) mudik ke Madiun. Tanpa rencana yang matang karena semua serba mendadak. Sebenernya yang kaya gini bukan aku banget, aku kan orangnya organized, tapi demi kebahagiaan semua pihak apasih yang engga 🙂

Booking tiket kereta uda sold out semua dong baik yang eksekutif, bisnis apalagi ekonomi. Kalau naik bus, ampun saya nyerah. Nggak tega aja ngajak toddler umur 2 tahun berdesak-desakan miring kanan miring kiri di dalem bus sumber selamat. Akhirnya dengan berat hati suami mau bawa mobilnya ayah.

Kami berangkat Jumat, 6 Mei 2016 sekitar jam 9 pagi-an. Alhamdulillah jalanan lancar jaya. Mojokerto – Madiun ditempuh dalam 3,5 jam aja itupun karena sempet berenti sholat Jumat di Caruban. Setelah sampai di Madiun, kami disambut hangat oleh mertua, kakak ipar dan ponakan satu-satunya. Surpriseee… Nabila dapat sepeda mini dari akung, dia seneng banget, langsung dinaikin kesana kemari.

Malam harinya kami makan di luar, kami memilih warung SS karena menunya beragam dan harganya murah hehehe. Semua suka dan makan dengan lahap termasuk Nabila yang memilih menu ayam kampung goreng. Di perjalanan pulang dari warung, Nabila terus saja menangis entah kenapa. Sampai rumah langsung muntah. Mungkin dia kekenyangan. Kecapean nangis lama-lama dia ketiduran.

Paginya pas mau mandiin Nabila, buka diapers dan taraaa.. pantatnya merah-merah. Trus sejak itu dia jadi rewel. Mungkin dia kena ruam popok gara-gara aku telat gantiin popoknya.

Walaupun sakit Nabila tetap aktif, main kesana kemari, sepedaan sama sepupunya, mas Rasya. Cuma ya kalo abis pipis trus mau ku bersihkan pake air dia nangis, rewel lagi. Mendadak dia juga jadi ngileran. Mungkin mau tumbuh gigi lagi. Eh semakin siang koq bintik-bintik merah menjalar ke tangan dan kakinya. Badannya juga summer. Akhirnya sore kuputuskan untuk membawanya ke dokter spesialis anak.

Ternyata kata dokter Nabila kena flu Singapura.
Penyebabnya : virus.
Gejalanya :
1. Muncul bintik merah di pantat , tangan, kaki
2. Sariawan di sekitar mulut
3. Badan panas
4. Nafsu makan turun
5. Muntah
6. Rewel.

Penyakit ini tidak membahayakan namun tetap perlu diobati. Untuk sementara dilarang makan ayam, telur dan ikan, jadi cuma boleh makan daging, tahu dan tempe. Disarankan untuk banyak minum biar ga dehidrasi. Tetap boleh mandi seperti biasa dengan air dingin. Tetap boleh pake diapers tapi mesti lebih sering ganti. Banyakin istirahat di rumah, selain untuk pemulihan juga untuk menghindari orang lain tertular.

Hiks.. sedih kalo liat anak sakit 🙁 Andai aja sakitnya bisa ditransfer, mending aku yang sakit. Semoga cepet sembuh Nabila sayang.

12 Ciri Ciri Flu Singapura pada Anak dan Orang Dewasa

IMG00017-20120207-1858
source : http://mommiesdaily.com/2012/02/17/hand-foot-and-mouth-disease-ii/img00017-20120207-1858/

Leave a Reply