random thoughts

Aku Sama Dia Cuma Temenan Koq

Mendadak males nulis. Tapi pengen curhat. Hehehe.

Jadi ceritanya saya habis dinas luar kota yang mengharuskan untuk menginap 4 hari 3 malam. Ini adalah kali pertamanya menginap di luar kota lebih dari semalam semenjak saya tinggal serumah bersama suami dan anak. Baper banget pasti iya, rasanya pengen ga berangkat saja, tapi mau bagaimana lagi sudah terlanjur sumpah untuk mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan, eaaa.

Untungnya suami sangat support, jadi urusan anak dia handle semua dengan baik. Walau pada akhirnya impor mami juga dari Mojokerto hehehe.

Yang mau saya bahas di sini sebenarnya lebih ke apa yang saya lihat saat dinas luar kota.

Kan namanya dinas luar kota 4 hari 3 malam tuh, sudah pasti menginap dong ya. Dan menginap pastinya di hotel, masa iya di rumah penduduk, saya bukan lagi KKM bu. Kemudian ada satu malam dimana saya sangat membutuhkan laptop sedangkan saya tidak membawanya, pinjamlah saya ke salah satu teman cewe yang beda kamar dengan saya, sebut saja namanya Bunga (bukan nama sebenarnya). FYI, saya dinas luar kota rombongan sama teman-teman, kurang lebih 5 cowo dan 4 cewe.

Pas sudah sampai kamar Bunga, taraaa… dia ga ada dan kamarnya terbuka. Ternyata dia ada di kamar sebelah, kamar teman cowo, sebut saja namanya Kumbang (juga bukan nama sebenarnya). Nah ini saya yang katrok ga kekinian apa Bunga yang agak melebihi batas, saya ngelihatnya koq gimanaaa gitu cewe main ke kamar cowo, ya walaupun saat itu pintu kamar si Kumbang di buka dan Kumbang sendiri sedang duduk di teras depan kamarnya. Oke anggap saya katrok.

Hari yang lain saat ingin mengembalikan laptop saya datangi lagi kamar Bunga. Lagi-lagi dia ga ada di kamarnya. Yap, dia sedang di kamar Kumbang, makan bertiga dengan formasi Bunga – Kumbang – satu temen cowo lagi sebut saja Obat Nyamuk (sudah pasti bukan nama sebenarnya LOL). Sebenarnya pemandangan seperti ini sudah menjadi agak wajar di mata saya ketika subyeknya Bunga. Akan tetapiii… loh koq Bunga mendadak berambut panjang? Mana kudungnya? Aurat woi. Lepas kudung di depan teman cowo yang jelas-jelas bukan muhrim sambil makan bareng di dalam kamar?! Oh no saya butuh oksigen.

Setan itu ada dimana-mana. Bisa saja yang awalnya hanya diam-diaman, lama-lama ngobrol enak, cekikikan, cubit-cubitan, truuus… isi sendiri sesuai imajinasi kalian.

Jangan bermain api, terbakar nanti. Jangan bermain air, tenggelam nanti.

Menjadi perempuan yang mengikuti perkembangan jaman itu harus, tapi tetap di dalam norma yang berlaku. Menurut saya sih.

Itu kira-kira kalau suami/istri masing-masing baik Bunga maupun Kumbang tau bagaimana ya? Kalau saya sih bisa habis perkara.

6 Comments

  1. Waduh.. pas terakhir baca bikin syok, ternyata masing2 si bunga dan kumbang sudah punya pasangan toh ^^’a..

  2. Hmmm gak bener tuh..

    1. kasian pasangan masing2 yang ada dirumah 🙁

  3. oooooh…
    kalau ada yang yang harus disalahkan itu pasti si kesempatan deh

  4. Syedih..

  5. Lah. Udah pada punya suami istri toh mbak -,-
    Btw, ini pertama kalinya vira main disini. Salam kenal mbak dian 🙂

Leave a Reply