liburan, my life, review

Ada Budha Tidur di Mojokerto

Rutinitas tiap weekend adalah pulang ke hometown Mojokerto. Kadang bawa kendaraan sendiri, tapi lebih seringnya naik kereta jenggala. Kalau dihitung secara matematis, lebih hemat naik kereta lho. Sudah ga capek, murah lagi cuma Rp 4000 per orang. Keretanya pun bersih, ber AC dan ga uyel-uyelan plus ga ada pedagang asongan kaya naik bus. Bagi yang mau tau rute dan jadwal keberangkatan kereta jenggala bisa klik di bawah.

Baca : Kereta Api Jenggala

Ada yang lucu. Di kereta kan sudah pasti ketemu banyak orang, beberapa yang kebetulan duduk berhadapan dengan saya selalu bertanya, “Ke Mojokerto main atau tempat asal?”

Begitu tau bahwa Mojokerto adalah hometown saya, pertanyaan akan berkembang menjadi, “Khas nya Mojokerto itu apa?”

Eng ing eng. Saya ga tau. Hahaha. Maklum, meski lahir di Mojokerto saya itu nomaden. Pas kebetulan stay di Mojokertonya cuma 9 tahun dan ga pernah main kemana-mana. Tapi saya ga mau terus-terusan jawab ga tau kalau ditanya orang. Akhirnya saya mencari, apa sih yang bisa diceritakan tentang Mojokerto.

Ternyata Mojokerto punya aset yang pantas dibanggakan. Adalah Maha Vihara Mojopahit yang terletak di Jl. Raya Trowulan Bejijong, Trowulan, Mojokerto. Di dalamnya terdapat patung Budha Tidur yang ternyata merupakan patung terbesar ketiga setelah Thailand dan Nepal.

Patung yang terbuat dari beton dan dilapisi cat emas tersebut dibuat pada tahun 1993. Patung yang menghadap selatan ini memliki panjang 22 m, lebar 6 m, tinggi 4,5 m dan tercatat dalam rekor MURI sebagai patung Budha Tidur terbesar di Indonesia. Waaah sebagai orang Mojokerto saya bangga.

Untuk sampai ke Maha Vihara Mojopahit, dari Stasiun Mojokerto bisa naik Gojek atau Gocar. Keren ya di Mojokerto sudah ada Gojek dan Gocar hahaha. Murah saja koq ongkosnya, Rp 27000 dengan Gojek dan Rp 47000 dengan Gocar. Masuk ke Maha Vihara Mojopahitnya dikenakan tarif Rp 3000 untuk pengunjung dewasa dan Rp 2000 untuk pengunjung anak-anak. Sedangkan untuk yang membawa kendaraan pribadi, dikenakan ongkos parkir Rp 2000 untuk motor dan Rp 5000 untuk mobil. Murah banget kan?

Di area parkir Maha Vihara Mojopahit banyak terdapat pedangang kerajinan handmade yang bisa dibeli sebagai oleh-oleh atau sekedar koleksi pribadi. Ada syal, ada topi, ada kaos bertuliskan Budha Tidur, macam-macam patung kecil, gantungan kunci, mainan anak dan lain sebagainya. Yang ga ketinggalan, banyak juga penjual makanan dan minuman. The most favorite is cilok wkwkwkwk.

Di dalam Maha Vihara Mojopahit, selain patung Budha Tidur juga terdapat miniatur Candi Borobudur dan beberapa patung Budha lainnya dalam ukuran normal. Ada Sasono Bhakti yang ga tau isinya apa, hehehe. Sepertinya sih tempat sembahyangnya orang Budha. Ada taman-taman luas yang bagus buat foto-foto, di taman ini juga tempat favoritnya anak-anak banget karena bisa dipakai lari-larian kesana kemari.

 Sasono Bhakti

 

patung Budha lainnya dan miniatur Candi Borobudur

 

Nabila lari kesana kemari sementara maminya asik foto :p

Di dalam Maha Vihara Mojopahit ga ada tempat jual makanan ya. Ga boleh juga gelar tiker trus makan bekal bawa dari rumah. Hormatin gaes, ini kan tempat ibadah.

Untuk mendapatkan foto paripurna agak susah karena kan pengunjungnya lumayan ramai. Otomatis background foto kita pasti kelihatan pengunjung lain hiks. Kalau mau sepi mungkin bisa datang pagi sekali. FYI, jam buka Maha Vihara Mojopahit adalah setiap hari mulai pukul 06.00 sampai dengan 17.00 WIB.

andai ga ada penampakan pengunjung lain di foto kita 🙁

Tempat ini cocok sekali didatangi kalian yang suka belajar sejarah, suka foto-foto dan suka toleransi umat beragama. Daripada jauh-jauh ke Thailand kan. Ke Mojokerto dulu saja.

Nah kalau sudah puas main di Maha Vihara Mojopahit, mau makan bisa balik lagi ke kota makan di Depot Anda yang tersohor itu. Tempatnya di Jl. Bhayangkara, Mojokerto. Dekat dengan Stasiun. Minta anter bang Gojek atau bang Gocar saja pasti mereka tau hehehe. Menu makanannya ya standar masakan rumahan gitu, ada sop buntut, rawon, nasi rames dan lain-lain. Tapi rasanya enak banget terbukti dengan tidak pernah sepinya Depot Anda dari pengunjung. Depot Anda pernah diliput di acara wisata kulinernya Pak Bondan juga lho.

Last but not least, jangan lupa beli oleh-olehnya Onde-onde Bo Liem yang melegenda itu ya, itu tuh yang ada di Jl. Empunala. Yang tersedia dalam berbagai varian rasa.

Yuk ah main ke Mojokerto ga pakai mikir lama.

13 Comments

  1. Wah udah ada GoCar juga di Mojokerto, turis makin mudah deh kalo mau eksplor.. Btw, aku baru tahu Budha Tidur di Mojokerto ternyata merupakan patung terbesar ketiga setelah Thailand dan Nepal. Thanks for share ya, Kak 🙂

    Salam kenal!

    Regards,
    Dee – heydeerahma.com

  2. Aku baru sekali ke Mojokerto, itupun buat kondangan, hehehe
    Kotanya nyaman & tidak bising..

    1. Kalo ke Mojokerto lagi sempetin ke Budha Tidur mbak

  3. Dulu pas awal pindah ke Sda, udah masukin candi trowulan sama patung budha tidur ini buat jadi jujugan jalan-jalan. Tapi sampe sekarang belum kesampaian ke sana. Mas maman males diajak ke arah barat, jalannya rusak katanya 🙁

    1. Wah maman perlu diprospek kayanya. Engga ah jalannya ga rusak-rusak amat. Kan searah kalo mau ke Jombang – Madiun ini.

  4. Aku suka banget onde-onde, asyik doong ya Mojokerto mampu menarik kedatangan wisatawan baik domestik maupun mancanegara

  5. Klo ke mojokerto pasti bawaannya onde-onde sama keciput.
    Wah baru tahu kalau ada obyek wisata patung budha di mojokerto, padahal 2 minggu yang lalu ke mojokerto sama anak-anak. Berhubung saya ada kerjaan, anak-anak nongkrong aja seharian di kamar hotel

    1. Kalo ke Mojokerto lagi main ke Budha Tidur mbak

  6. belum pernah main ke Mojokerto, biasanya cuma lewat aja sih… kalo sempat, pingin deh mampir dimari…

    1. Harus mampir mbak kalo ke arah Jombang – Madiun – Solo. Ga ribet koq jalannya ga terlalu masuk ke pelosok juga.

  7. Nggak usah jauh-jauh ke Thailand buat ketemu Buddha tidur hahaha…. 😀

    1. Bener mbak andyna

  8. […] Baca : Ada Budha Tidur di Mojokerto […]

Leave a Reply